|
ELECTROFISH
ELECTROFISH alat pancing electronik yang berfungsi sebagai pemanggil ikan.
Bila kutub-kutub positif dan negatif kabelnya dicelupkan ke air, akan
mengeluarkan signal listrik seperti signal yang dipancarkan oleh ikan-ikan
yang terluka.
Signal ini akan merambat dalam air laut sampai jauh, mencapai radius
+/- 2 km
di air laut karena air laut mengandung garam sebagai penghantar
listrik dan radius +/- 200 m di air tawar dan akan merangsang
ikan-ikan predator
datang mendekat.
Makin besar ikannya makin jauh dia bisa mendeteksi signal ini. (seperti
antene parabola, makin besar parabolanya makin jauh signal
yang ditangkap).
Signal ELECTROFISH
Memancing dengan ELECTROFISH cukup praktis, begitu electrofish dicelup
ke dalam air maka langsung bekerja memancarkan signal electronik
seperti signal ikan terluka, merangsang ikan-ikan predator datang
mendekat
seperti ikan hiu, pari, barakuda, kuwe, tuna, layaran, tenggiri,
kerapu,
kakap, dll.
ELECTROFISH dipakai untuk memanggil ikan waktu mancing dasar maupun
troling, loncer, jaring, bubu, rawe, dan longlineatau di pinggir pantai.
Memancing di pantai atau danau caranya, gantung ELECTROFISH pada
pelampung agar tidak tenggelam
ELECTROFISH bisa digantung di bubu, jaring, longline atau rawe. Pada
prinsipnya untuk menarik ikan datang mendekat.
Signal Electrofish
pada Ikan
Semua Makhluk hidup menghasilkan signal listrik
yang sangat kecil melalui gerakan otot-ototnya.
Signal listrik ini dapat dilihat dari gerakan jantung kita pada waktu
pemeriksaan jantung dengan menggunakan electrocardiogram
(ECG) di rumah sakit.
Mahluk yang hidup di darat, signal listriknya tidak dapat merambat
keluar dari tubuh karena udara bukan penghantar listrik.
Lain halnya dengan mahluk hidup yang hidup di air, terutama didalam
laut, karena air laut adalah penghantar listrik yang baik. Maka signal
listrik yang dihasilkan otot-otot ikan dapat merambat sampai jauh.
Walaupun sangat kecil, signal ini masih dapat dideteksi oleh ikan
lain yang mempunyai sensor elektronik yang sangat sensitif.
Sensor ELECTROFISH
Pada beberapa kelompok ikan, termasuk ikan hiu,
dan ikan predator lainnya seperti ikan tuna, layaran, barakuda, kakap
dan lain-lain, mempunyai sensor elektronik, yang berfungsi sebagai
panca indera ke enam, sehingga mereka mampu mendeteksi signal listrik
yang dikeluarkan oleh ikan lain sebagai mangsanya.
Sensor elektronik ikan-ikan ini sangat sensitif, bisa mendeteksi signal
listrik sampai seper 10 juta volt/cm.
Pada ikan hiu sensor electronik ini didepan moncongnya dekat mulut
berupa titik-titik saraf yang dikenal sebagai ampullae of lorenzini.
Pada ikan predator lainnya sensornya ada pada sisi sepanjang badannya.
Hal ini dapat dilihat pada tingkah laku kumpulan ikan-ikan kecil yang
bergerak kesana kemari bersama-sama sangat cepat.
Signal Listrik Ikan Terluka
Dalam Komunitas ikan-ikan dalam laut yang demikian
banyak jenisnya, masing-masing ikan mempunyai cara sendiri-sendiri
untuk melindungi dirinya agar tidak dimangsa.
Ikan yang kecil biasanya lebih lincah dan cepat, yang lain punya kemampuan
kamulfase, sehingga mencari mangsa diantara ikan-ikan yang demikian
banyak tidaklah mudah.
Apabila ada ikan yang terluka, sangat merangsang ikan-ikan lain untuk
memangsanya baik sesama jenis maupun jenis lain.
Ikan yang terluka dan kesakitan akan meliuk-liukan badannya sambil
mengeluarkan signal listrik. Signal ini sangat merangsang ikan-ikan
predator datang, karena ikan yang terluka tidak dapat melarikan diri.
Para nelayan dan pemancing sangat kenal dengan gejala ini sehingga
mereka suka memakai umpan ikan hidup kalau memancing.
Produk ini telah mendapatkan Sertifikat
Hak Paten RI No. ID 0 000 660 S
Product ELECTROFISH
ELECTROFISH NG 08
Dimension :
|
|
|
Panjang |
: |
17
cm |
| |
Diameter |
: |
4
cm |
| |
Berat |
: |
600
gram |
| |
kedalaman |
: |
50
m |
| |
Harga |
: |
Rp.
1.100.000,- |
| |
(harga
tidak termasuk ongkos kirim by TIKI / Courier) |
| |
|
Baterai
: Alkaline AA. 1.5 Volt 3 buah, Daya Hidup 400 Jam (bisa
diganti).
Pancaran
:
Signal di air laut +/- 2 km, di air tawar +/- 200 m.
Penggunaan
: Mancing dasar long line & Troling, Jaring Jala, Bubu, atau
mancing di pinggir pantai.
ELECTROFISH
NG 08 SS (Stainless Steel)
Dimension :
| |
|
Panjang |
: |
17
cm |
| |
Diameter |
: |
4
cm |
| |
Berat |
: |
600
gram |
| |
kedalaman |
: |
50
m |
| |
Harga |
: |
Rp.
1.400.000,- |
| |
(harga
tidak termasuk ongkos kirim by TIKI / Courier) |
| |
|
Baterai
: Alkaline AA. 1.5 Volt 3 buah, Daya Hidup 400 Jam (bisa
diganti).
Pancaran
: Signal di air laut
+/- 2 km, di air tawar +/- 200 m.
Penggunaan
: Mancing dasar long line & Troling, Jaring Jala, Bubu, atau
mancing di pinggir pantai.
ELECTROFISH T
02
Ukuran
:
|
|
Panjang |
: |
11
cm |
| |
Diameter |
: |
3
cm |
| |
Berat |
: |
110
gram |
| |
Harga |
: |
Rp.
800.000,- |
| |
(harga
tidak termasuk ongkos kirim by TIKI / Courier) dan tidak termasuk
mata kail, tali rafia dan cumi-cumi karet |
Keterangan
: Bisa diberi tali rafia atau cumi-cumi karet |
Daya
Hidup : 600 Jam (batterai tidak bisa diganti).
Pancaran
:
Signal di air laut +/- 2 km, di air tawar +/- 200 m.
Penggunaan
: Dipakai sebagai umpan Troling atau sebagai umpan loncer
| ELECTROFISH
LD 03 SS (Stainless Steel) |
|
|
Panjang |
: |
28
cm |
| |
Diameter |
: |
17
cm |
| |
Berat |
: |
1550
gram |
| |
Kedalaman |
: |
500 m |
| |
Harga |
: |
Rp.
1.750.000,- |
| |
(harga
tidak termasuk ongkos kirim by TIKI / Courier) |
|
Keterangan
: Khusus Laut Dalam |
|
Baterai
: Alkaline AA. 1.5 Volt 3 buah, Daya Hidup 400 Jam (bisa
diganti).
Pancaran
: Signal di air laut +/- 3 km, di air tawar +/- 200 m.
Penggunaan
: Mancing untuk Laut Dalam |
|
|
|